Selasa, 20 Maret 2012

Jum;atan di Rantau Layung

Teringat aku sholat Jumatan di desa Rantau Layung, Kecamatan Batu Soppang Kabupaten Paser.  Di desa yang terletak cukup jauh di pedalaman Paser ini, Masyarakatnya adalah sebagian besar suku dayak Paser yang telah menjadi mualaf sejak tahun 1951 an.  Hanya 3 % nya saja yang masih menganut kepercayaan ataupun agama selain muslim.  Jumlah jemaah waktu itu tidak lebih dari 15 orang dimana ada seorang penduduk asal Kalteng yang menjadi muazim sedangkan pa Abdul Rifai seorang kepala Desa yang juga saat itu mencoba untuk menjadi khatif.  Khutbah Jum;at di bacakan dengan melihat buku bimbingan khutbah Jum;at.  terlihat sangat khusu sekali walaupun jamaah tidak mencukupi rukun sholat jum'at yang diharuskan ada 40 orang jamaaah.  Begitu indahnya lantunan muazim serta pembacaan khutbah yang terbata-bata namun tidak mengurangi nilai untuk menuju muslim sejati di tengah lebatnya rimba belantara yang mengelili desa tersebut. Kami bersama teman-teman LSM Bioma dan Bebsic melakukan pembinaan di desa itu dengan dukungan oleh lembaga international dari belanda yaitu Tropenbos International Indonesia.  Di tengah kemiskinan yang menghimpit dari sisi harta dunia, namun berlimpahnya sumberdaya alam yang mengelilinya, masyarakat desa coba untuk memenuhi kebutuhan rohaninya untuk coba mengabdi dengan sang kholiknya.  walaupun seberapa adanya jamaah yang hadir pada saat itu.  sah atau tidak ritual ibadah itu hanya allah SWt yang mengetahuinya. Terpenting semangat untuk terus mengabdi pada Illahi  tersebut memancar di pelosok rimbaya raya Kabupaten paser.