Minggu. 3 Juli 2010. Jika melihat judulnya tentu hati kita menganggap biasa " Naik haji Bukan Tour Bisa". Mengapa ? ya sudah pastikan dalam rukun islam mengatakan yang terakhir menyatakan jika anda anda mengakui Islam maka wajib melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu. Memang kata mampu disini selalu orang memandang dengan sebelah mata, bahwa orang yang berduit, berkelebihan dalam hal harta dan tidak ada kekurangan dalam hal materi yang dimilikinya sehari-hari. Namun kenyatannya berbeda ada seorang ustadz yang mana pendapatannya saja pas-pasan untuk makan dan kebutuhan keluarganya, boro-boro mau mengumpulkan uang setoran haji, ada uangkapan orang sekarang jangan mimpilah. Nyatanya panggilan Allah itu datang tiba-tiba ada orang yang memiliki kebelihan harta ingin berhadiah sehingga sang Ustadz bisa melaksanakan ibadah haji. Ini satu dari syarat-syarat yang sudah mulai melenceng dari logika pikiran kita, namun yang bekerja disini adalah kudrat dan iradat Allah Azza Wazalla. Serta masih banyak lagi cara Allah untuk memanggil hambanya agar bisa menjiarahi makam Rasulnya serta perjalanan suci rasul-rasul lainnya seperti Nabi Ibrahim, nabi Ismail dan lainnya.
Maka itu Haji bukan perjalanan tour biasa, melainkan dia adalah perjalanan sakral yang penuh makna bahwa Allah ingin memperlihatkan bukan hanya Kudrat dan Iradatnya tetapi juga Rahmat dan Nikmatnya. Kiranya ini semoga menjadi renungan bagi kita semua untuk terus bersyukur atas segala Karunia yang diberikannya kepada kita.
Ya Allah aku datang memenuhi panggilanMu, Ya Allah Aku datang memenuhi panggilanMu maka tiada lain ku harapkan adalah karuniaMu Ya Allah..........(Wallahuawam bissawab).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar